CUIH!! ADA YANG MELUDAH...
Sebuah akun Facebook memberikan ludahnya kepada saya: "coba lihat Saptuari tuh! Awal usaha dia juga minjem ke bank, sekarang ngajak orang jauhi riba! menjilat ludah sendiri.. cuih!!"
Begini..
Ada profesor yang membahas kejadian tsunami dari pandangan keilmuan, bahwa tsunami terjadi karena ini itu, kalau begini jadi begitu, dia bercerita di studio TV yang adem dan penuh cahaya lampu.. tidak menarik dan membosankan.
Di jam lainnya ada seorang lelaki tua dengan baju basah lusuh compang camping, wajah pucat, bibir gemetar, dengan sisa air mata di sudut matanya, wartawan berkerumun mengambil gambarnya. Ketika tayang di TV orang-orang terharu melihatnya, jutaan mata terpaku.. siapakah dia?
Dia adalah seorang nelayan di pinggir pantai yang MENGALAMI LANGSUNG kejadian tsunami. Dia dengan detail menceritakan kejadian itu... sangattt ekspresif! Dari mulai dia terseret, gelombang yang menjulang, hingga selamat nyangkut ke pohon.. ngeriii!
Ada dokter muda yang ditugaskan di satu puskesmas kampung, satu hari mengisi acara seminar kesehatan di karang taruna, dia bercerita tentang bahaya minuman keras untuk kesehatan.. acaranya bagus dihadiri banyak anak muda. Selesai acara biasanya sudah lupa.
Dilain hari..
Ada seorang pemabuk yang sakit karena hobinya dulu nenggak minuman keras.. ginjalnya jebol sampai harus cuci darah tiap minggu.. di satu kesempatan dia berkata kepada anak-anak muda yang lagi nongkrong di dekat rumahnya. Dia berkata.. "jauhi minuman kerassss! Lihat saya ini, ginjal saya sudah tidak berfungsi karena saya dulu sering mabok minuman keras. Sayangi hidup kalian.. jalan kalian masih panjang"
kita bayangkan kata-kata si pemabok itu langsung makjleb kena di hati.. kenapa? Karena dia MENGALAMI LANGSUNG!
Ada kawan saya yang perokok berat. Pokoknya semua peringatan pemerintah tidak mempan.. dari dulu diingetin alus "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi bla bla bla.." sampai peringatan keras "merokok membunuhmu!" dengan gambar kemasan rokok yang nyeremin.. gak mempan!
Dia berhenti merokok ketika dadanya tiba-tiba sesak, ketika ke dokter dicek, hasil foto rontgen dijembrengin di depan matanya.. si dokter ngomong: "ini paru-paru yang sudah menghitam, biasanya gak lama lagi bisa bolong... kita coba obati ya, semoga berhasil.. besok kalo sembuh ngrokok lagi yang banyak, biar sering ketemu saya.." JLEB!!
Sejak saat itu dia berhenti total dari merokok! Kok bisa? Soalnya NGALAMIN LANGSUNG! ngerasain sakit dan nyeseknya..
Kalo dia nanti bilang ke temen-temennya jangan merokok, pasti ada mulut-mulut gatel yang akan berkata: "cuiih!! Kamu juga dulu udud-tan!"
Saya dan ribuan orang lain yang mengajak berhijrah dari utang dan riba ini bukanlah profesor yang duduk manis di studio adem pakai AC, bercerita tentang tsunami.. kami ini nelayan yang babak belurrrr dihantam tsunami riba bertahun-tahun! Kalau kami ngomong tentang riba tapi gak mengalaminya ya gak seruuuu... garing... mengarang cerita indah..
Pilihannya, sudah terlanjur nyemplung di kubangan riba, dan berusaha keras membebaskan diri. Terus di ujung sana ada orang yang masih asik berenang dalam riba di usahanya, ada juga anak-anak muda imuttt yang belum pernah mainan riba tapi di depannya ada jebakan riba yang menganga..
Kalau kamu jadi saya, apa yang kamu lakukan?
A. Melambai kepada mereka dari dalam kubangan, dan mengajak nyemplung bareng biar banyak kawan!
Atau...
B. Melambai sambil berteriak kepada mereka.. jangan kesini!! Jangan kesini! Bahayaaa!!! Kami sudah mengalaminya..
Jika kami memilih B dan jadi alasan saya dan kawan-kawan yang hijrah layak diludahi, maka dengan dengan senang hati kami akan terima "CUIH!!" yang kamu lontarkan..
Tenaaang... di mata ALLAH yang membuat hina bukan karena lontaran ludah orang lain, tapi karena kelakuan kita yang menentang aturan-Nya..
Salam tanpa Cuih!!
@Saptuari
No comments:
Post a Comment